Polres Polman Perketat Jaga Perbatasan Pasca Bom Makassar

0
140
Advertisement

Laporan: Agaz

POLEWALI, BinaBaca.com— Pasca Peristiwa Bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021, Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono memerintahkan jajaran personel Polres Polres Polman memperketat penjagaan di pintu gerbang perbatasan Provinsi Sulsel dan Sulbar, di jalan poros Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman. Selasa 30 Maret 2021.

Personel kepolisian bersenjata lengkap nampak terlihat melakukan pemeriksaan terhadap penyintas yang akan masuk ke dalam wilayah hukum Polres Polman.

Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono, langsung menginstruksikan dengan tegas kepada personel Satuan Sabhara  melakukan penyekatan atau pemeriksaan terhadap kendaraan, barang bawaan dan orang yang akan memasuki Provinsi Sulawesi Barat, upaya ini, Kata dia, dalam rangka mencegah masuknya pelaku kejahatan, radikalisme dan terorisme di wilayah hukum Polres Polman Polda Sulbar.

Selain itu, kata Kapolres, pemeriksaan tersebut sesuai dengan protap pengamanan dan standar operasional prosedur ( SOP ) yang berlaku, baik itu pemeriksaan surat identitas diri seperti KTP, SIM dan menanyakan tujuan masuk ke  Sulawesi Barat.

“Barang bawaan turut diperiksa oleh petugas untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat.” ujarnya.

Tak hanya itu, Ardi Sutriono. menegaskan jajarannya untuk berupaya semaksimal mungkin menjaga perbatasan Sulawesi Barat. Selain pengamanan di perbatasan, personel Polres Polman juga melaksanakan pengamanan di tempat ibadah,

“Hal ini juga di lakukan tiap Polsek jajaran Polres Polman. ” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here