Ternak Liar Meresahkan Warga, Perda Jadi Mandul

0
51
Advertisement

Laporan: Agaz

POLEWALI, BinaBaca.com– Pengakuan sejumlah warga di Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat tentang maraknya hewan ternak sapi dan kambing bebas berkeliaran di jalan hingga ke pekarangan rumah warga.

Ternak tersebut kadang melintas bergerombol di jalan poros provinsi dan masuk ke pekarangan rumah warga. Bahkan nyaris mencelakai pengendara pengguna jalan dan merusak tanaman hias warga.

Agus ( 45 ) warga Polewali mengaku terganggu bin resah dengan banyaknya kambing yang berkeliaran di sekitar Pasar Baru, Kelurahan Wattang. Menurutnya, ternak liar tersebut merusak tanaman warga dan memakan buah pisang dagangan warga,

“Kambing di pasar baru itu lepas tengah malam, kalau dilihat¬† kambing itu dari Kelurahan Lantora tapi masuk wilayah Kelurahan Wattang, jadi pihak kelurahan baku lempar kalau kita mengadu, ” ujarnya, saat ditemui, Rabu 31 Maret 2021.

Masih menurut Agus, keresahan warga itu kian menjadi karena selain kerap merusak tanaman di pekarangan, juga sudah bertahun-tahun tidak ada solusi.

“Sejak 2016 ini, harusnya Satpol proaktif menertibkan ternak liar ini apalagi sudah ada Perdanya” kesalnya.

Kepala Satpol PP Polman, Aco Djalaluddin saat dikonfirmasi akan menurunkan personelnya  menertibkan ternak liar tersebut. Dikatakan liar karena sapi dan kambing yang bebas berkeliaran di jalan sehingga menjadi ternak liar.

“Saya imbau warga jangan kasihan lepaskan begitu ternaknya, pasti saya akan tertibkan” tegasnya.

Selain itu, Aco mengungkapkan kendala selama ini dalam penertiban ternak liar karena warga tak mengakui jika ditanyai siapa pemilik ternak tersebut.

“Kalau ditanya punya siapa ini kambing, tidak ada mengaku, nanti mau dijual baru bilang kambing ku” sebutnya saat dihubungi via telepon selulernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here