LaNyalla Jelaskan Strategi DPD RI Dukung Pemulihan Pasca Gempa Sulbar

0
26
Advertisement

Laporan: Risna DN.

MAMUJU, BinaBaca.com–Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menggaungkan akan mendukung percepatan rekonstruksi pasca-gempa di Sulawesi Barat. Dihadapan Gubernur, Forkopomdia, dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ia menjelaskan sejumlah strategi dalam membantu pemulihan akibat gempa yang melanda Mamuju, Majene dan sekitarnya beberapa bulan yang lalu, Senin (31/05), Mamuju Sulawesi Barat.
Dalam kunjungan kerja tersebut, ia hadir bersama sejumlah senator dapil Sulawesi Barat diantaranya Senator Ajbar, Iskandar Muda Baharuddin Lopa, H. Almalik Pababari dan Andri Prayoga Singkarru serta senator Sylviana Murni (DKI Jakarta), Bustami Zainuddin (Lampung), Fahrul Razy (Aceh), dan Evi Apita Maya (NTB),
Pimpinan DPD RI tersebut memiliki serangkaian strategi dalam pemulihan.
“Seluruh paparan yang disampaikan, tolong dikompilasi sesuai mitra kementerian yang terkait. Untuk strateginya, DPD RI akan memanggil menteri terkait untuk langsung saya pertemukan dengan gubernur dan jajarannya. Sehingga, dapat diselesaikan saat itu juga dan kita bisa mendengar langsung hambatannya dimana,”tutur LaNyalla dalam rapat kunjungan kerja tersebut.
Selain itu, Senator Asal Jawa Timur ini juga menegaskan beberapa aspek penting yang harus dipulihkan. Seperti pemulihan aspek sosial, ekonomi, pendidikan serta kesehatan.
“Kami sangat mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di Sulawesi Barat, termasuk pemulihan pada aspek sosial, ekonomi, pendidikan serta kesehatan. Kami juga mendorong rehabilitasi sebagai upaya perbaikan dan pemulihan semua aspek dan konektivitas untuk kepentingan lalu lintas barang dan jasa,” lanjutnya.
Selain itu, ia juga menginstruksikan seluruh komite di DPD RI untuk mengupdate situasi terkini terutama kendala apa saja yang ditemukan.
“Kami akan mendorong agar bantuan-bantuan yang diinstruksikan oleh Presiden Jokowi dapat dipercepat penyalurannya,”ungkap LaNyalla.
Dalam rapat kunjungan tersebut, ia meminta agar Komite 4 dapat memastikan pihak perbankan dan Otoritas Jasa Kuangan untuk mengambil kebijakan relaksasi para pengusaha yang terdampak.
“Khusus komite 4, kami harap untuk memastikan agar pihak perbankan dan Otoritas Jasa Kuangan mengambil kebijakan relaksasi untuk para pengusaha yang terdampak gempa dan tidak mampu melakukan pembayaran dengan normal tunggakan kredit dan fasilitas pendanaan lainnya,”kata LaNyalla.
LaNyalla juga menjelaskan, beberapa strategi serupa yang telah dilakukan saat proses pemulihan bencana di Palu, Sulawesi Tengah.
“Strategi pemulihan pasca gempa di Palu, kami meminta Menteri Keuangan untuk melakukan bailout kredit macet, terutama kepada para pengusaha kecil dan mikro yang terdampak bencana. Oleh karena itu langkah tersebut kami upayakan untuk diterapkan di Sulawesi Barat,” ungkap LaNyalla.
Terkhusus Komite 2. LaNyalla menghimbau agar rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan fisik segera dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR terkait. Dan untuk komite 3, agar kiranya fasilitas dan proses belajar mengajar di sektor pendidikan serta pelayanan kesehatan juga diperhatikan.
Melalui Komite Penanganan Ekonomi Nasional, DPD RI juga mendorong pemerintah agar memperhatikan Covid-19 di Sulawesi Barat.
“Semua dorongan serta dukungan tersebut, kiranya dapat nempercepat normalisasi seluruh aspek. Baik kegiatan pemerintah, maupun kehidupab masyarakat,”harapnya.
Di sisi lain, Gubernur Sulbar melalui Sekretaris Daerah Provinsi Muhammad Idris mejelaskan sejumlah program nasional yang berkaitan pemulihan pasca gempa Sulbar, termasuk program apa saja yang sebelumnya telah dijanjikan Presiden Jokowi. Oleh karena itu, Pemprov Sulbar berharap DPD RI dapat mendesak percepatan realisasi komitmen pemerintah pusat terkait hal tesebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here