Sampah Membukit, Ajbar: Pemerintah Tidak Serius Mengurus Hak Dasar Warga

0
28
Advertisement

Laporan: Risna DN

WONOMULYO, BinaBaca.com– Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, Sabtu 5 Juni 2021, seharusnya masyarakat semakin bisa menuju hidup bersih tanpa sampah berserakan, Polman malah mengalami darurat sampah.

Pemandangan tumpukan sampah terlihat dimana-mana khususnya di Kecamatan Wonomulyo. Hal tersebut terjadi akibat ditutupnya tempat pembuangan akhir (TPA) di Binuang karena meresahkan masyarakat dengan baunya yang sangat menyengat.

Ajbar menyebutkan bahwa hal ini menunjukkan salah satu bukti Pemerintah daerah tidak serius mengurus hak dasar warga untuk bisa hidup sehat dan terbebas dari sampah. Jika sekiranya pemerintah serius mengelolah TPA tentu masyarakat tidak akan menutup sepihak TPA tersebut, bahkan sampah tersebut bisa bernilai profit bagi warga sekitar.

“Saat ini, di Wonomulyo khususnya. Jalan Padi Unggul 1 dan Padi Unggul 2 tumpukan sampah ada dimana-mana dan sudah membukit. Karena tidak ada solusi dari pemerintah maka kami bakti sosial melakukan pengepakan atau packing sampah dalam kantong-kantong besar yang kami sediakan sendiri.” ungkap Ajbar.

Ajbar juga menyiapkan sekitar 1000 kantong plastik untuk digunakan mengemas sampah-sampah yang kian membukit. “Saya menyiapkan 1000 kantong sampah untuk digunakan saat ini” lanjutnya.

Dengan diadakannya kerja bakti tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat akibat sampah yang meresahkan.

“Ini menjadi penting, karena kita tahu sampah di sekitar Padi Unggul 1 dan 2 kian meresahkan. Padahal, masyarakat memiliki hak untuk hidup sehat dan bersih. Oleh karena itu, melalui kerja bakti ini dapat memberikan semangat serta kesadaran bahwa menjaga kebersihan menjadi penting. Sembari kita cari solusi atas penutupan TPA.” Harap Ajbar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here