Basarnas Siap 36 Personel Siaga SAR Nataru

0
55
Advertisement

MAMUJU, Binabaca.com-Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) melaksanakan Siaga SAR Khusus Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, dimulai sejak Jumat 17 Desember hingga Selasa 4 Januari 2022.

Selama kurang lebih 19 hari itu, seluruh personil Basarnas se Indonesia akan melaksanakan siaga SAR Khusus di lokasi objek wisata, bandara, maupun pelabuhan. Dimana diperkirakan arus puncak akan terjadi pada 23 Desember 2021 dan 3 Januari 2022.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, melaksanakan apel gelar pasukan dan peralatan. Kegiatan Apel tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan Personil, sarana, prasarana serta peralatan SAR yang digunakan dalam pelaksanaan Siaga SAR Khusus Nataru 2021/2022.

Apel gelar pasukan dan peralatan dilaksanakan di halaman kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju, Jl. Poros Trans Sulawesi Barat, Lingkar Dua Bandara Tampa Padang Mamuju.

Dalam sambutan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNI Hendri Alfiandi yang dibacakan oleh Pembina Apel Kepala Basarnas Mamuju, Muhammad Arif Anwar menegaskan, dalam masa pandemi corona virus disease 2019 (covid-19), BASARNAS melaksanakan siaga SAR khusus natal 2021 dan tahun baru 2022 dengan tujuan terwujudnya pelayanan SAR yang cepat, tepat, aman dan handal (Quick Response SAR).

Pada kegiatan Siaga SAR khusus Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, akan fokus pada penanganan kecelakaan sesuai dengan apa yang menjadi tupoksi dari Basarnas.

“Namun kita juga jangan lengah, tupoksi Basarnas tidak hanya terbatas pada Siaga SAR Khusus Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tapi juga masih banyak potensi terjadi kecelakaan dan bencana yang memerlukan perhatian. pada momen Siaga SAR Khusus Natal 2021 dan Tahun Baru,” tegasnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju mengungkapkan, pelaksanaan Siaga SAR Khusus Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju menyiagakan 36 orang personil yang berada di Mamuju, Polewali Mandar dan Pasangkayu.

“Disamping itu juga kami menyiagakan Sarana, Prasarana dan peralatan SAR yang ada, diantaranya Kapal 40 meter, Rigit Iflatable Boat, Rescue Car, Truck Personila Rubber Boat dan peralatan SAR pendukung lainnya,” katanya.

Dengan kemampuan dan keterbatasan yang ada, pihaknya akan terus berusaha bekerja secara maksimal dalam memberikan layanan jasa SAR bagi masyarakat, agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di setiap waktu dan tempat.

Dia juga mengimbau kepada mayarakat yang akan melaksanakan perjalanan dan aktifitas lainnya, untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan diri terhadap kemungkinan-kemungkinan yang ada.

“Mengingat beberapa waktu ini kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Barat cenderung tidak menentu. Karena keselamatan bukanlah sesuatu hal yang kebetulan,” tutupnya.(Adhi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here