Tiga Pekerja Masjid Agung Mamuju Tertimbun Reruntuhan

0
65
Advertisement

MAMUJU, Binabaca.com-Tiga orang Pekerja di Mesjid Syuhada Mamuju tertimpa reruntuhan, akibatnya menyebabkan para pekerja tersebut tertimbun, Rabu(22/12).

Saat ini lokasi kejadian dipasangi garis polisi
untuk mengantisipasi kerumunan warga sekitar dan mensterilkan TKP yang saat ini masih dilakukan evakuasi korban.

Tiga pekerja yang tertimbun reruntuhan tersebut, dua diantaranya sudah ditemukan dan dilarikan kerumah sakit. Sementara Dua korban lainnya masih dalam proses pencarian tim sar gabungan.

Rekan kerja korban, Akbar mengatakan, korban tersebut saat kejadian sedang mengikat tali di tembok untuk dirobohkan dengan cara di tarik alat berat Excavator.

“Yang dua ini lompat, sementara dua orang ini lompat,” katanya.

Dia mengungkapkan, kedua rekan yang tertimbun itu tidak sempat melompat sehingga tertimbun reruntuhan.

“Mereka ini pekerja harian, Kejadian ini sekitar pukul jam 13:30 WITA,” ungkapnya.

Dia menuturkan, korban bekerja sejak dilakukan pembongkaran Masjid raya Syuhada Mamuju. “Sudah agak lama kerja pak, sejak dibongkar ini dia kerja,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Mamuju, Muhammad Arif mengatakan, Tim SAR gabungan terus berjibaku untuk melakukan evakuasi dua orang korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan.

Untuk sementara pencarian dihentikan karena mengingat resiko evakuasi dimalam hari sangat tinggi.

“Saya selaku SMC menutup sementara proses evakuasi, proses evakuasi dimalam hari akan sangat beresiko untuk tim SAR dilapangan,” pungkasnya.

Dia membeberkan, Tim SAR yang melakukan evakuasi terkendala bongkahan yang besar sehingga membutuhkan cran dan Excavator dalam proses evakuasi.

“Besok akan kembali dilakukan. Walaupun korban sudah diliat di dalam reruntuhan tapi belum bisa di angkat karena tertimbun reruntuhan yang besar,” ucapnya kepada wartawan.

“Untuk saat ini korban yang sudah di evakuasi ada dua dan saat ini berada di rumah sakit, dan dua lainnya berada di dalam reruntuhan, total empat,” lanjutnya.

“Kami akan mulai pagi pukul 06:00 pagi besok dan malam ini saya tidak ijinkan adanya aktivitas,” tutupnya.

Proses evakuasi dua orang korban yang masih tertimbun ditutup pukul 18:00 Wita.

Adapun pekerja yang selamat dan sudah berada di rumah sakit daerah Mamuju, yakni Irfan (20) dan basri. Sementara pekerja yang belum ditemukan ialah Dg Tobo,(40) dan Henrik (22).(Adhi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here