Bantuan Kemanusiaan Agenda Utama Pertemuan Taliban dan Barat

0
97
Advertisement

Krisis HAM dan kemanusiaan di Afghanistan, di mana kelaparan mengancam jutaan orang, akan menjadi fokus perundingan yang dimulai Minggu (22/1) di Oslo. Finally, to prove you https://myhomes.tv/como-ganhar-dinheiro-no-casino-gta-5/ have a suitable source of income, you may need to send a copy of your debit card with some important details blanked out. Pertemuan itu melibatkan Taliban, negara-negara Barat dan para anggota masyarakat madani Afghanistan. A no deposit bonus is a free bonus which you can use to play and win in https://www.samacharnirdesh.com/?p=how-to-hack-casino-slot-machines/ real money games. Dalam kunjungan pertama mereka ke Eropa sejak berkuasa pada Agustus, Taliban akan bertemu dengan para pejabat Norwegia serta perwakilan AS, Prancis, Inggris, Jerman, Italia dan Uni Eropa. See our review of the Miami Club bonus https://teyasilk.com/mayaguez-resort-and-casino-despedida-de-ano/ here. Delegasi Taliban akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Amir Khan Mutaqqi. We https://clanchronicles.com/gila-river-hotels-casinos-lone-butte/ find no deposit free spins rewards, casino credit bonuses and more.

Krisis Kelaparan dan Kemiskinan di Afghanistan Makin Memprihatinkan

Agenda pertemuan adalah “pembentukan sistem politik perwakilan, respons terhadap krisis kemanusiaan dan ekonomi yang mendesak, keprihatinan soal keamanan dan kontra-terorisme, dan kemanusiaan, terutama pendidikan bagi anak perempuan dan perempuan,” kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri.

Kelompok garis keras Taliban ditumbangkan pada 2001 tapi bangkit lagi dan berkuasa pada Agustus ketika pasukan internasional menarik pasukannya dari negara itu sepenuhnya. No fees are charged and you can process a fairly large https://casillascontracting.us/texas-hold-em-bonus-poker-strategy/ volume of cash this way. Taliban berharap perundingan itu akan membantu “mentransformasi atmosfir perang… menjadi situasi yang damai,” kata juru bicara Zabihullah Mujahid kepada AFP pada Sabtu (22/1).Belum ada negara yang mengakui pemerintahan Taliban. Menteri Luar Negeri Norwegia Anniken Huitfeldt menekankan bahwa perundingan itu “tidak akan mencerminkan legitimasi atau pengakuan Taliban.” [vm/ah]

source : www.voaindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here