Kota Gurun Israel Bakal Dijadikan ‘Ibu Kota’ Ganja Medis

0
53
Kota di Israel ingin meningkatkan reputasi sebagai wilayah yang mengedepankan ganja untuk keperluan medis (AP/Fernando Llano)
Advertisement

Jakarta, CNN Indonesia — Walikota Yeruham, Israel, Tal Ohana ingin meningkatkan reputasi wilayah yang dipimpinnya sebagai pusat kekuatan teknologi ganja medis.
Selama ini, ganja dianggap ilegal di Israel. Namun, ganja dapat ditoleransi untuk kebutuhan tertentu.

“Saya berkata pada diri sendiri bahwa saya harus melakukan segalanya untuk menjadikan yang terdepan dalam sains dan teknologi di bidang ini,” ucap Ohana, dikutip dari AFP, Minggu (6/2).

Sejauh ini, pihak berwenang telah mendorong penggunaan terapeutik selama dekade terakhir untuk mengobati kondisi medis yang parah dan stress pasca trauma pada mantan tentara.

Pada Oktober 2021 lalu, parlemen Israel mengajukan rancangan undang-undang (ruu) yang bertujuan untuk membuat ganja medis lebih tersedia.

Saat ini, sekitar 12 perusahaan rintisan (startup) telah mengerjakan ganja medis di Israel. Sebagian pihak percaya bahwa ganja dapat membantu Yeruham mengatasi masalah pengangguran.

Untuk tahap awal, perusahaan yang akan memimpin proyek ganja medis adalah CanNegev.

CanNegev ini dikenal sebagai perusahaan inkubator. Mereka menaungi empat perusahaan rintisan dan merupakan inkubator teknologi ganja medis pertama di Israel.

“Kami telah memutuskan untuk menjadikan ganja medis sebagai jantung dari aktivitas kami, di sini di Yeruham, salah satu kota paling di Israel, kota yang terlupakan,” kata Pendiri CanNagev Zvi Bet Or.

Sementara iu, Kementerian Kesehatan setempat mengisyaratkan bakal menghapus cannabidiol (CBD) dari daftar obat-obatan berbahaya. Langkah tersebut dapat membuka arena baru bagi perusahaan untuk memasarkan produk CBD dalam skala besar.

Di Israel Selatan, dekat Kota Ashdod, BOL Pharma telah menanam 400 ribu tanaman ganja setiap tahun di 3,5 hektare khusus untuk penggunaan terapeutik.

Source : www.cnnindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here