Ajbar Prihatin angka stunting di Sulbar sangat besar.

0
59
Advertisement

MAMUJU, Binabaca.com – Pemerintah setiap tahunnya menggelontorkan anggaran untuk penanganan stunting di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar).

Tahun ini pemerintah pusat kembali menganggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 27 Miliar.

Hal tersebut, disampaikan anggota DPD RI Dapil Sulbar Ajbar Abdul Kadir saat ditemu di rumah jabatan wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar di Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (11/2/2022).

“Kita sangat prihatin angka stunting di Sulbar sangat besar. Apalagi kita masih urutan kedua seluruh Indonesia,” kata Ajbar.

Sementara, support APBN sangat cukup besar yang tidak digunakan cukup maksimal.

APBN ini menggunakan dana alokasi khusus (DAK) yang langsung ke masing-masing kabupaten.

“Kalau DAK fisiknya ada Rp 7 miliar lebih. Sedangkan DAK non fisik ada Rp 20 miliar lebih yang dibagi-bagi setiap kabupaten,” bebernya.

Sehingga, setiap kabupaten di Sulbar harus seriusi penanganan stunting masing-masing wilayahnya.

Apalagi, kalau ada juga support anggaran dari APBD masing-masing dan termasuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Informasi saya dapatkan nanti akhir-akhir tahun dana APBN ini baru bisa didapatkan, padahal bisa dilaksanakan pada awal tahun. Jadi mana aksinya,” tegasnya.

Dengan demikian, dalam rangka penurunan angka stunting mestinya sudah dieksekusi anggarannya.

Tapi, ini tidak tahu karena belum ada pergerakannya dan belum ada penyampaian apa kendalanya.

“Padahal ada kami-kami ini di DPD RI sebagai perwakilan Sulbar. Tolong sampaikan ke kami jika ada hambatannya dan sampai hari ini tidak ada penyampaian kendalanya,” ujarnya.

Dia berharap daerah dan BKKBN serius menangani tingginya angka stunting di Sulbar.

Selain itu, adanya kasus baru terhadap balita seperti Diare dan Cacingan yang juga Sulbar urutan pertama.

“Semoga ini menjadi perhatian khusus kita semua dan terbuka dimana saja kendalanya,” tandasnya.

Data Dana APBN 2022 Penanganan Stunting

– DAK Fisik

1. Majene Rp 1.045.554.000
2. Mamuju Rp 1.004.184.000
3. Polewali Mandar Rp 1.816.266.000
4. Mamasa Rp 941.595.000
5. Pasangkayu Rp 1.020.445.000
6. Mamuju Tengah Rp 1.412.392.000
Jumlah : Rp 7.240.436.000

– Dana Non Fisik

1. Majene Rp 2.835.883.000
2. Mamuju Rp 3.553.630.000
3. Polewali Mandar Rp 5.592.031.000
4. Mamasa Rp 3.829.265.000
5. Pasangkayu Rp 3.0000.998.000
6. Mamuju Tengah Rp 1.885.293.000

Jumlah : Rp 20.697.100.000.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here