Judi Online Gentayangan, Driver Ojol Banyak yang Tergiur Ikut Main

0
29
Igun Wicaksono ketua Garda dan komunitas Ojol datangi rumah Iis Dahlia Sampaikan Surat Somasi, Jumat (27/12). Foto: Giovanni/kumparan
Advertisement

Iklan judi online bertebaran di media sosial. Yang ikut mempromosikannya bahkan sejumlah oknum seleb di media sosial. Janji untung berlipat ditawarkan, hingga akhirnya tak sedikit driver ojek online (Ojol) kepincut.

Fenomena judi online yang dibiarkan bebas ini membuat geram Asosiasi Pengemudi Ojek Online Gabungan Aksi Roda Dua atau Garda.

Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono mengatakan, saat ini banyak driver ojol yang tergiur untuk bermain judi slot. Akibatnya, hal ini berdampak kepada sebagian pengemudi ojol yang lebih tergiur hasil menang judi ketimbang menarik ojek.

Hal ini membuat Igun mendesak Polri agar mengusut tuntas maraknya promosi judi online melalui berbagai media digital, elektronik dan pesan singkat.

“Garda menuntut Polri agar mengusut tuntas oknum yang terlibat dalam endorse ataupun promosi judi online. Salah satunya oknum artis yang diduga melakukan aksi promosi maupun endorse judi online,” beber Igun dalam keterangannya, Senin (23/5).

Selain itu, Garda Indonesia juga menyayangkan adanya oknum artis yang terlibat dalam endorse ataupun promosi judi online. Salah satunya oknum artis yang diduga kerap melakukan promosi maupun endorse terhadap aplikasi judi online

“Diduga adanya oknum artis selebritis berinisial NM yang merupakan endorser promosi judi online,” tegas dia.

Igun prihatin, sebab pihaknya banyak menerima keluhan dari keluarga pengemudi ojol yang terjerat dalam promosi judi online. Menurutnya hal ini sudah sangat mengkhawatirkan sehingga perlu ada tindak lanjut dari kepolisian.

“Pengemudi ojol yang terlibat kehilangan pendapatan untuk keluarganya akibat uang hasil mencari nafkah digunakan untuk berjudi online karena tertarik dari iming-iming promosi endorser oknum artis selebritis ini salah satunya adalah NM,” urai dia.

Oleh sebab itu, Garda berharap Polri dapat tegas dan mengusut oknum artis tersebut. Hal itu dinilai perlu dilakukan polisi agar tidak ada lagi oknum-oknum artis selebritis yang bersedia menjadi endorser atau mempromosikan judi online baik secara langsung maupun tidak langsung ke depannya.

Sebelumnya, masyarakat juga dihebohkan oleh kasus pelaporan palsu anggota PPSU RP (28) yang mengaku dibegal pada 27 April lalu. Ia sengaja membuat laporan palsu dengan mengaku uang THR-nya raib dirampas kawanan begal di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Ternyata belakangan diketahui uang itu dipakai buat main judi online. Karena takut dimarahi istri akhirnya pura-pura mengaku dibegal.

Source : www.kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here