Hasil DNA Tak Identik, Kades Batu Makkada Masukkan Laporan Balik

0
17
Advertisement

MAMUJU – Kepala Desa (Kades) Batu Makkada, Marten, akhirnya memasukkan laporan polisi atas tuduhan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh seorang perempuan, Yusma.
Yusma adalah perempuan yang mengaku telah dihamili oleh Marten. Ia pun sempat melaporkan perkara itu ke Polresta Mamuju.
Namun, hasil tes DNA yang dilakukan pihak kepolisian menunjukkan hasil negatif atau tidak identik. Marten terbukti bukan ayah dari bayi yang dikandung Yusma.
“Saya difitnah, dituduh memperkosa, menghamili, saya harap laporan ini bisa ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Marten di hadapan sejumlah wartawan, Rabu, 22 Juni 2022.
Marten yang didampingi keluarga dan kuasa hukumnya itu mengaku sudah sangat dirugikan akibat kasus tersebut.
Sementara itu, kuasa hukum Marten, Akriadi, berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan kliennya.
“Secara resmi, kita sudah melaporkan satu orang, yakni perempuan atas nama Yusma. Kita berharap kepolisian segera tindak lanjuti,” ujarnya.
Pihaknya pun bakal melaporkan secara resmi beberapa oknum yang diduga memanfaatkan masalah yang menimpa kliennya.
Akriadi mengatakan oknum tersebut secara masif memosting opini di media sosial, seolah-olah Kades Batu Makkada betul-betul pelaku pemerkosa.
“Ada oknum perangkat adat, ada juga dari keluarga Yusma,” jelasnya.
Oknum perangkat adat ini, kata Akriadi, ikut menyebar opini lain di media sosial, hingga turut serta melapor ke pihak kepolisian.(Adhi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here