Komisi 1 DPR RI soal Penolakan Israel Main di Indonesia: Kita Bukan FIFA

0
24
Timnas U-20 Israel. Foto: Instagram/@israel_football_association
Advertisement

Perihal Timnas Israel yang akan datang ke Indonesia untuk bertanding di Piala Dunia U-20 2023 masih menjadi perhatian publik. Beberapa orang menolak kehadiran mereka.

Akan tetapi, sulit rasanya jika memang mau memboikot Timnas Israel. Sebab, yang paling memiliki aturan dalam hal ini adalah FIFA. Itu pun dikatakan juga oleh Anggota Komisi 1 DPR RI, Effendi Simbolon.

“Ya sulit ya [kalau mau menolak Israel main di Piala Dunia U-20]. Kita bukan penyelenggara. Kita bukan FIFA. Kita ikut seturut FIFA. Ikut statuta FIFA. Kalau enggak bersedia diselenggarakan di tempat kita, kita gugur,” tuturnya kepada wartawan, Kamis (30/6).

Israel memastikan satu tiket di Piala Dunia U-20 2023 yang digelar di Indonesia. Israel lolos ke putaran final usai bertengger di posisi runner-up Grup B Piala Eropa U-19 2022. Begitulah ketetapan FIFA.

Komisi 1 DPR RI soal Penolakan Israel Main di Indonesia: Kita Bukan FIFA (1)
Logo FIFA. Foto: AFP/Michael Buholzer

Indonesia memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Namun sejauh ini, PSSI dan Kemenpora mengaku akan menerima dan mengakomodasi Timnas Israel nantinya.

“Ya, kami bisa pahami. Cuma dilematis. Enggak kemudian kita diartikan berhubungan diplomatik dengan israel. Cuma kita enggak bisa bilang menolak mereka. Enggak bisa. Atau, kita yang keluar dari kompetisi itu.

Effendi juga menanggapi sikap FIFA kepada Rusia. Ia menyebut bahwa itu adalah kasus yang berbeda.

“Beda, karena dianggap dia menginvasi negara lain sehingga disanksi. Israel enggak ada sanksinya. Kita enggak berhubungan diplomatik ke Israel. FIFA enggak kasih sanksi ke dia,” jelasnya.

Komisi 1 DPR RI soal Penolakan Israel Main di Indonesia: Kita Bukan FIFA (2)
Anggota Komisi I F-PDIP Effendi Simbolon. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan

Pada 1957, skuad ‘Garuda’ mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 1958 dengan berhasil lolos dari babak pertama. Pada babak kedua, Indonesia ditentukan harus melawan Israel.

Namun akhirnya, Timnas Indonesia pun memilih mundur dengan menolak bermain melawan Israel. Dalam wawancara dengan Historia, kiper Timnas Indonesia ketika itu, Maulwi Saelan, mengatakan keputusan itu diambil menyusul adanya perintah langsung dari Sukarno.

Source : www.kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here